Rabu, 29 September 2010
too much pressure will kill you
Jumat, 24 September 2010
pikiran selewat yang sangat membuat tersesat
manusia itu sering melakukan pembenaran -putri irma
bingung itu adalah kata yang secara tidak langsung mengungkapkan kebodohan anda -pak titis
Rabu, 22 September 2010
Kepada Kamu Dengan Penuh Kebencian*
Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.
Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
aku takut sendirian.
—
*Tulisan ini terdapat dalam buku Kepada Cinta (Gagasmedia, 2009), buku kumpulan surat cinta dari berbagai macam penulis. Selain memuat 25 cinta para pemenang Sayembara Menulis Surat Cinta GagasMedia 2008, ada juga surat cinta dari Adhitya Mulya, Christian Simamora, Andi Eriawan, Ita Sembiring dan penulis lainnya. Gue nulis surat ini dari tahun lalu, eh baru inget pas ada beberapa orang yang nulis ini di notes mereka di Facebook. Gue taro sini deh.
3 weeks ago
pertama - tama, saya mau ngucapin salam perpisahan dengan sahabat saya, teman, yang udah bikin hari2 saya penuh warna ! funbee sukses yaaaa sama masantrennya ! nanti kita ketemuan lagi sambil makan eskrim spongebob bareng. ILYSM
teros, sekarang-sekarang saya lagi males buka fesbuk, twitter dan lain lain. kegirangan sama dunia nyata ternyata membuat saya jauh dari dunia maya [kecuali sharing tugas. muahahahaha] rutinitas dunia nyata membuat saya gila. tapi menyenangkan ! kayaknya kalo online, saya lebih banyak cerita disini. puas gitu loh ngomongnya. hahahaha
okei, talk about friendship, i have more than enuff friends here. menyenangkan sekali menemukan teman yang sangat loyal dan gila segila gilanya ga jauh beda. realy had a great time ! like i did with putri, jejen, upy, wildan, ali, mbak qori, pipi, dan eja *itu yang doyan main ke rumah. hehehe. tapi di kelas pun semua menyenangkan ! ada mamah yeni, desi, arnis dan septi yang pinternya naujubileh. terus hadid + surya yang doyan cengengesan dan bang dika yang tahan dicubit. aaaaaa i love them all
friendship is a ship that never sink -decil prapanca-
i wonder if this just for one year. aaaaah, i'm getting mad. saya gak mau dan gak pernah mau misah. itu. terlalu. sedih. tapi yakin, allah still have another story that can't be predicted.
satu hal lagi. yang saya temukan disini dosen-dosennya sangat membuka mata saya tentang dunia yang ternyata gak selebar daun kelor. emang ada beberapa mata kuliah yang sulit dipahami, tapi ketidakmengertian bukan suatu batasan 'kan ?
yang penting belajar itu untuk belajar, bukan untuk bisa . soalnya kalo belajar untuk belajar itu gak akan mengalami siklus kekekalan lupa - master dewa
sedih jika ini hanya satu tahun. oya, 8 hari lagi !
september 22nd
Kamis, 19 Agustus 2010
a beginning
Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya - soichiro HONDA
Senin, 10 Agustus 2009
udah lama gak post yeee.
pengennya sih dia itu berubah setelah sedikit dikasih saran dari saya, taunya malah ENGGA sama sekali. kirain.
bener2 bikin desperate tuh orang. kalo aja gak inget dia itu KECENGAN saya, udah saya buang ke laut aja deh.
padahal saya kira kita bisa menjalin kerjasama dalam bidang perbaikan diri.. taunya engga.
tapi entah kenapa ye, perasaan ini tetap ada aja. gak robah2 dari dulu. apa salah saya coba ? kenapa saya sampe harus suka sama orang yang dimata saya aja not perfect.
padahal niatnya kalo cari seseorang yang disukai itu yang bikin semua berubah. yang bener2 oke gitu orangnya. taunya sama aja. tapi da tetep suka.
yasudah. kita liat saja nanti kelanjutannya. saya juga gak ngerti. mungkin akan berujung sakit lagi sama saya sih. ya udah aja deh yaa. udah biasa juga. hehe
memang rasa sakit itu belum usai juga.
Jumat, 31 Juli 2009
apa yang tak sanggup untuk dikatakan
karena yang kutahu aku tak sanggup untuk berkata apa - apa didepanmu
aku benci melihatmu
aku benci memikirkanmu
tapi aku merasa hidup dengan benci itu
aku benci harus mengetahui bahwa
dirimu menyayanginya. dia perikecilmu bukan ?
aku juga benci harus begini
merindumu di kala malam sunyi seperti ini
padahal aku tahu tak bisa memiliki
aku sakit melihat perikecilmu berada di sebelahku ketika shalat
aku sakit. ternyata kau memberi perubahan padanya
tetapi padaku ? kau tahu pun tidak
orang berkata engkau bukan orang baik
orang berkata engkau hina
tapi mengapa semua itu terpupus dimataku ?
mungkin hanya DIA yang mengetahui segalanya
termasuk yang ada di hatimu.
kelak kita juga akan tahu bukan ?